Tim Basarnas Temukan Lima Jenazah Korban Tsunami di Banten
Pandeglang, Banten – Tim Basarnas bersama KRI Teluk Cirebon telah menemukan lima jenazah korban tsunami yang melanda Selat Sunda di wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Penemuan ini terjadi setelah mereka melakukan pencarian di beberapa lokasi, termasuk perairan Ujung Kulon dan sejumlah pulau kecil.
Kasubdit Operasi Basarnas Pusat, Agus Haryono, menjelaskan bahwa tim telah menyusuri area di sekitar Pulau Oar, Pulau Badul, Pulau Mangir, dan Pulau Handeuleum di Kecamatan Sumur. "Dalam pencarian tersebut, kami berhasil menemukan mayat yang kemudian segera dievakuasi," ujarnya di Kecamatan Sumur, Rabu (26/12).
Selain itu, dua jenazah lainnya ditemukan oleh KRI Teluk Cirebon yang sedang mengapung di tengah laut. Agus juga merinci lokasi penemuan masing-masing jenazah, di mana satu jenazah ditemukan di Pulau Handeuleum, satu di Pulau Mangir, dan satu lagi dekat Pantai Tanjung Lesung.
Seluruh jenazah yang ditemukan telah dievakuasi ke Puskesmas Sumur dan direncanakan untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang untuk diidentifikasi lebih lanjut.
Agus menambahkan bahwa dua pulau yang terkenal sebagai destinasi wisata di Pandeglang, yaitu Pulau Oar dan Pulau Umang, tidak terdapat jenazah atau korban tsunami. "Kami mendengar kabar bahwa ada puluhan korban yang belum dievakuasi di dua pulau tersebut, tetapi setelah dilakukan pengecekan, hasilnya nihil," tuturnya.
Dengan penemuan lima jenazah ini, jumlah total jenazah korban tsunami Selat Sunda yang ditemukan di Kecamatan Sumber kini mencapai 72 orang, setelah sebelumnya tim telah mengevakuasi 67 jenazah di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon.




