TPA Sumurbatu Bekasi Beralih ke Teknologi Sanitary Landfill untuk Atasi Longsor Sampah
Sumber Foto: Bekasi Satu
Teknologi

TPA Sumurbatu Bekasi Beralih ke Teknologi Sanitary Landfill untuk Atasi Longsor Sampah

BEKASISATU, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akhirnya resmi meninggalkan metode pengelolaan sampah konvensional atau open dumping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Bantargebang.

Mulai akhir Januari 2026, sistem Sanitary Landfill senilai Rp 17 miliar resmi dioperasikan guna meminimalisir pencemaran dan risiko longsor.

Langkah strategis ini diambil menyusul peringatan keras dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait pengelolaan sampah di Bekasi yang dinilai sudah tidak layak dan berpotensi mencemari air tanah.

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengonfirmasi bahwa operasional sistem baru ini telah berjalan efektif sejak Kamis, 29 Januari 2026, setelah seluruh konstruksi rampung 100 persen.

“Hari Kamis 29 Januari 2026, Teknologi Sanitary Landfill TPA Sumurbatu secara resmi kita operasionalkan,” ujar Kiswatiningsih dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (01/02/26).

Respons Atas Sanksi Pusat

Kiswatiningsih tidak menampik bahwa percepatan peralihan teknologi ini dipicu oleh “kartu kuning” dari pemerintah pusat. Metode open dumping—di mana sampah hanya ditumpuk di lahan terbuka—sudah dilarang keras karena dampak buruknya terhadap lingkungan.

“Ini (Sanitary Landfill) merupakan salah satu upaya pemenuhan sanksi dari KLH. Ketika sudah bisa dipergunakan, maka akan dilaporkan ke KLH sebagai bukti penghentian open dumping,” tegasnya.

Ia menjelaskan, salah satu syarat

pencabutan sanksi adalah adanya penyesuaian infrastruktur. Sistem Sanitary Landfill didesain khusus dengan cekungan berkedalaman 1 hingga 2 meter untuk mengendalikan gas metan dan air lindi (cairan sampah) agar tidak meresap liar ke tanah.

“Kelebihannya, konstruksi didesain untuk mengendalikan air lindi yang kemudian diolah oleh Instalasi Pengolahan Air Sampah (IPAS),” tambahnya.

Dishub Kota Bekasi Lakukan Contraflow Summarecon, Urai Macet Menuju Tol Barat

Pos Terkait

Headline

Beda dari Pusat, Pemkot Bekasi Jamin WFH Rabu paling Efisien

Headline

Pengelola SPBE Bungkam, Pertamina Ambil Alih Nasib Korban

Headline

Polri Turun Tangan, Bongkar Misteri Kebakaran SPBE Cimuning

Headline

Wawalkot Bekasi Janjikan Perbaikan Rumah Korban Ledakan SPBE

Headline

Kebakaran SPBE di Cimuning Kota Bekasi, Belasan Orang Terluka Kritis

Headline

Kemendagri Minta Aturan WFH Pemkot Bekasi hari Rabu Diubah