Travel Papua Promosikan Keindahan Alam di ITB Berlin 2026
Fakta Baru - TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, JAYAPURA - Tanah Papua kembali mencatatkan eksistensinya di panggung pariwisata internasional melalui partisipasi Travel Papua dalam ajang ITB Berlin 2026 di Jerman.
Sebagai pameran dagang travel terbesar di dunia, ajang ini menjadi ruang esensial bagi Papua untuk menawarkan keajaiban alamnya kepada ribuan pembeli potensial dari berbagai negara.
Kehadiran delegasi asal timur Indonesia ini membawa misi besar untuk memperkenalkan destinasi berkelanjutan yang belum banyak tereksplorasi oleh pasar global, khususnya wisatawan asal Eropa.
ITB Berlin tahun ini terasa lebih istimewa karena merayakan hari jadi ke-60 dengan fokus pada warisan industri perjalanan dunia.
Travel Papua menempati posisi strategis di paviliun resmi Wonderful Indonesia yang berada di Hall 26, Stand 111.
Partisipasi ini merupakan konsistensi tahun ketiga Travel Papua dalam memperjuangkan posisi Papua sebagai destinasi unggulan di peta pariwisata dunia.
CEO Travel Papua, Theodor Ronald Oldet, mengatakan bahwa momentum ulang tahun ke-60 ITB Berlin sangat selaras dengan potensi alam Papua.
Menurutnya, tren pariwisata global saat ini sangat mengarah pada wisata petualangan dan tanggung jawab lingkungan.
Apalagi Papua memiliki keunggulan kompetitif pada aspek tersebut karena kekayaan budaya dan ekosistem alamnya masih terjaga secara autentik.
"Papua punya potensi besar untuk menonjol sebagai destinasi alam dan budaya yang masih jarang dieksplorasi oleh wisatawan Eropa," ujar Theodormelalui sambungan telepon dari Berlin-Jayapura, Minggu (1/3/2026).
Travel Papua menawarkan beragam paket wisata unggulan yang mencakup keindahan bawah laut Raja Ampat hingga eksotisme Pegunungan Jayawijaya.
Selain itu, potensi ekowisata di Teluk Cenderawasih juga menjadi daya tarik utama yang disodorkan kepada para operator tur internasional.
Tim Travel Papua menyediakan ruang konsultasi langsung bagi para agen perjalanan mancanegara untuk membahas peluang kolaborasi bisnis jangka panjang.
Strategi promosi ini bertujuan untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan mancanegara ke wilayah timur Indonesia.




