Ultrahuman Luncurkan Cincin Pintar Pro dengan AI Biointelijen dan Baterai Tahan 15 Hari
Fakta Baru - KENDARI KITA- Produsen perangkat wearable asal India, Ultrahuman, resmi memperkenalkan generasi ketiga cincin pintar mereka, Ultrahuman Ring Pro, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Perangkat ini membawa lonjakan spesifikasi signifikan, terutama pada daya tahan baterai yang diklaim mampu bertahan hingga 15 hari dalam sekali pengisian day, sebuah rekor baru di kategori smart ring.
Peluncuran ini juga dibarengi dengan pengenalan Jade, asisten kecerdasan buatan (AI) berbasis biointelijen yang mampu memberikan wawasan kesehatan secara real-time kepada pengguna.
Ultrahuman Ring Pro dibekali dengan prosesor dual-core terbaru yang mendukung on-chip machine learning.
Teknologi ini memungkinkan pemrosesan data kesehatan dilakukan langsung di perangkat dengan lebih cepat dan akurat.
Beberapa peningkatan utama pada model Pro meliputi:
Sensor Detak Jantung Baru: Arsitektur sensor yang didesain ulang untuk menangkap sinyal lebih bersih, terutama saat pelacakan tidur dan pemulihan (recovery).
Penyimpanan Data Masif: Memori internal yang ditingkatkan mampu menyimpan hingga 250 hari data kesehatan tanpa perlu sinkronisasi ke ponsel.
Teknologi ProRelease: Fitur keamanan yang memungkinkan cincin dipotong dengan lebih mudah jika terjadi pembengkakan pada jari akibat cedera.
Bersama dengan cincinnya, Ultrahuman juga merilis Pro Charging Case. Casing pengisi daya ini memiliki baterai internal yang dapat bertahan hingga 45 hari dan mendukung pengisian daya nirkabel Qi.
Kendari Kita
Menariknya, casing ini dilengkapi speaker terintegrasi untuk fitur Find My Case serta mampu menyimpan cadangan data cincin hingga satu tahun.
Ultrahuman Ring Pro hadir dalam empat pilihan warna premium: Bionic Gold, Space Silver, Aster Black, dan Raw Titanium. Perangkat ini tersedia dalam ukuran 5 hingga 14.
Harga: Dibanderol seharga USD 479 (sekitar Rp7,5 jutaan untuk pasar global).
Ketersediaan: Pre-order sudah dibuka secara global (kecuali Amerika Serikat karena kendala hukum paten) dengan pengiriman dijadwalkan mulai Maret 2026.
Di beberapa wilayah seperti India, pengiriman diperkirakan baru akan dimulai pada akhir April 2026.




