Drama Jepang 'Marry My Husband': Adaptasi Menarik dari Webtoon Korea
Sumber Foto: Kalangan Jambi
Fakta Utama

Drama Jepang 'Marry My Husband': Adaptasi Menarik dari Webtoon Korea

Kalangan Jambi- " Marry My Husband" adalah drama terbaru asal Jepang yang dibintangi oleh Takeru Satoh. Drama ini merupakan adaptasi dari webtoon Korea dengan judul yang sama karya Sung Sojak. Ceritanya mengisahkan perjalanan seorang wanita yang menyadari bahwa dia telah dikhianati oleh suami dan sahabatnya. Sayangnya, wanita tersebut juga menjadi korban pembunuhan oleh mereka. Secara tiba-tiba, dia terbangun dan menyadari bahwa dia kembali 10 tahun ke belakang, sebelum semua tragedi terjadi.

Dari situ, wanita tersebut bertekad untuk mengubah nasibnya, meskipun dia menyadari bahwa beberapa kejadian penting dalam hidupnya tetap akan terjadi. Ia pun mencari pengganti untuk menjalani kehidupan yang penuh pengkhianatan ini.

Drama ini menampilkan beberapa aktor terkenal, diantaranya:

- Fuka Koshiba, yang dikenal lewat "She Was Pretty" dan "Kiki's Delivery Service", memerankan Kanbe Misa, karakter utama wanita yang dalam versi Korea diperankan oleh Park Min-young.

- Takeru Satoh, yang terkenal lewat "Rurouni Kenshin", berperan sebagai Suzuki Wataru, karakter male lead yang dalam versi Korea diperankan oleh Na In-woo.

- Dua pemeran antagonis diperankan oleh Sei Shiraishi dan You Yokoyama sebagai Esaka Reina dan Hirano Tomoya.

Produser drama ini menegaskan bahwa " Marry My Husband" versi Jepang bukanlah remake dari drama Korea, melainkan sebuah produksi asli yang telah direncanakan jauh sebelum versi Korea difilmkan. Ini adalah tantangan baru bagi industri hiburan Jepang, dan penceritaannya telah ditata ulang untuk penonton lokal.

" Marry My Husband" menjadi salah satu contoh kerja sama antara Jepang dan Korea Selatan dalam industri hiburan. Drama ini disutradarai oleh Ahn Gil-ho (dikenal dengan "The Glory") dan ditulis oleh Oshima Satoshi. Produksi dilakukan oleh Studio Dragon, yang dikenal atas keberhasilan berbagai drama Korea, serta rumah produksi Jepang, Shochiku dan Jayuro Pictures.