Festival Imlek 2026: Diplomasi Budaya dan Penguatan Toleransi di Indonesia
Sumber Foto: mcinews.id
Internasional

Festival Imlek 2026: Diplomasi Budaya dan Penguatan Toleransi di Indonesia

Fakta Baru - Jakarta, MCI News – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut Puncak Festival Imlek Nasional 2026 sebagai langkah strategis diplomasi budaya sekaligus penguatan toleransi di Indonesia saat menghadiri acara di Lapangan Banteng, Sabtu (28/02/2026) seperti yang di kutip di website kemenag.go.id. Festival bertajuk Harmoni Imlek Nusantara tersebut menampilkan pertunjukan budaya, parade akulturasi dan pasar rakyat yang mencerminkan keberagaman tradisi Nusantara.

Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa Imlek telah menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia dan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan umat Konghucu atau masyarakat Tionghoa, melainkan ruang bersama untuk merayakan keberagaman.

“Festival ini menunjukkan komitmen negara dalam merawat hubungan harmonis antarsesama warga bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai kebajikan, keharmonisan, rasa syukur dan harapan dalam perayaan Imlek sejalan dengan nilai luhur bangsa yang menjunjung persatuan, gotong royong dan keadilan sosial. Momentum ini, menurutnya, menjadi refleksi untuk terus menebarkan kebaikan dan menjaga harmoni sosial di tengah kemajemukan.

Perayaan Imlek 2026 terasa istimewa karena berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Menteri Agama menilai kedekatan dua momentum keagamaan tersebut memperkuat pesan spiritual sekaligus menjadi simbol bahwa perbedaan tradisi dapat berjalan beriringan dalam suasana damai.

Menurutnya, Festival Imlek Nasional juga menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami serta mencintai budaya Nusantara. Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa majemuk yang tetap bersatu dalam semangat toleransi.

“Semoga Tahun Baru Imlek membawa kedamaian, menjauhkan kita dari konflik dan perpecahan, serta semakin memperkokoh persatuan dan keadilan sosial di negeri yang kita cintai,” pungkasnya.

Puncak Imlek Nasional 2026 turut dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bactiar Najamudin serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Kehadiran para pejabat negara tersebut mempertegas dukungan pemerintah terhadap penguatan toleransi dan harmoni kebangsaan melalui diplomasi budaya.