Kabinet Bayangan Bentukan Masyarakat Sipil Sebagai Tandingan Kabinet Pemerintah
Sumber Foto: Tempo.co
Nasional

Kabinet Bayangan Bentukan Masyarakat Sipil Sebagai Tandingan Kabinet Pemerintah

Fakta Baru - Koalisi masyarakat sipil telah membentuk Kabinet Bayangan sebagai alternatif dari Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kabinet ini terdiri dari aktivis, akademikus, dan para pakar yang bertujuan menyusun alternatif kebijakan serta mengawasi jalannya pemerintahan.

Awal Kejadian

Ketua Panitia Seleksi Kabinet Bayangan, Feri Amsari, menyatakan bahwa pembentukan kabinet ini berangkat dari melemahnya mekanisme check and balances terhadap pemerintah. Ia menegaskan bahwa Kabinet Bayangan tidak memiliki tujuan untuk mengambil alih kekuasaan, melainkan berfungsi sebagai platform pengawasan dan penyusun alternatif kebijakan berbasis bukti yang bersifat nonpartisan.

Perkembangan

Kabinet Bayangan mengadopsi konsep kabinet zaken, di mana anggota kabinet dipilih berdasarkan keahlian daripada representasi partai politik. Dari 121 pendaftar, 15 menteri terpilih untuk menjadi tandingan menteri di kabinet pemerintahan. Setiap menteri dalam Kabinet Bayangan akan berfungsi sebagai counterpart dari menteri di kabinet pemerintah, dengan fokus pada kajian dan alternatif kebijakan berdasarkan bidang masing-masing.

Seluruh respons para menteri mengacu pada kerangka keberpihakan kepada rakyat, yang menjadi rujukan dalam merespons isu-isu publik. Kabinet Bayangan ini tidak didukung oleh kekuatan politik manapun dan dibiayai melalui urunan internal anggotanya, dengan rencana untuk membuka penggalangan dana publik di masa depan.

Kondisi Terakhir

Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran Kabinet Bayangan, Bhima Yudhistira Adhinegara, mengkritik pengelolaan anggaran negara yang dinilai belum akuntabel. Ia mengusulkan beberapa langkah reformasi anggaran untuk memastikan manfaat pajak dirasakan masyarakat. Susunan lengkap Kabinet Bayangan terdiri dari 15 menteri, termasuk Feri Amsari sebagai Menteri Sekretaris Negara dan Bhima Yudhistira Adhinegara sebagai Menteri Keuangan.