Kabinet Bayangan Masyarakat Sipil Resmi Ditetapkan
Sumber Foto: Kompas.id
Nasional

Kabinet Bayangan Masyarakat Sipil Resmi Ditetapkan

Fakta Baru - Sebanyak 15 tokoh terpilih untuk mengisi formasi "Kabinet Bayangan" yang merupakan inisiatif kalangan masyarakat sipil. Kabinet ini bertujuan untuk mengawasi dan memberikan gagasan pembanding terhadap kebijakan menteri di Kabinet Merah Putih.

Awal Kejadian

Kabinet Bayangan resmi dibentuk pada Jumat, 17 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Keadilan Internasional. Proses pemilihan tokoh berlangsung selama dua bulan, di mana panitia seleksi mengumumkan 15 tokoh terpilih dari 121 pendaftar. Para menteri bayangan mayoritas berasal dari kalangan akademisi dan aktivis masyarakat sipil.

Perkembangan

Ketua Panitia Seleksi, Feri Amsari, menyatakan bahwa pemilihan dilakukan melalui verifikasi berlapis serta penilaian oleh panel seleksi yang terdiri dari akademisi dan aktivis. Kelima belas tokoh yang terpilih memiliki peran untuk menjadi mitra bagi setiap menteri di Kabinet Merah Putih dalam isu yang sama, dengan fokus pada keberpihakan kepada rakyat. Kabinet Bayangan berencana menggelar dengar pendapat secara rutin untuk mendengarkan aspirasi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Kondisi Terakhir

Iman Zanatul Haeri, yang terpilih sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, menyoroti beberapa kebijakan yang akan dikritisi, termasuk program distribusi alat pembelajaran. Selain itu, Bhima Yudhistira Adhinegara, sebagai Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran, mengusulkan pengawasan yang lebih ketat terhadap kebijakan fiskal. Hingga saat ini, belum ada respons dari pemerintah terkait inisiatif ini.