Kiribati: Negara Kepulauan dengan Sejarah Perang dan Pesona Alam
Usai serangan terhadap Pearl Harbor selama Perang Dunia II, Butaritari dan Tarawa, serta kelompok Gilbert Utara lainnya diduduki oleh Jepang dari tahun 1941 hingga 1943. Betio menjadi lokasi lapangan terbang serta pangkalan pasokan.
Pengusiran militer Jepang pada akhir 1943 melibatkan salah satu pertempuran paling berdarah dalam sejarah Korps Marinir Amerika Serikat. Marinir mendarat pada November 1943 dan Pertempuran Tarawa pun terjadi.
Markas koloni di Ocean Island dibom, dievakuasi lalu diduduki Jepang pada 1942 dan baru dibebaskan pada 1945, setelah pembantaian semua kecuali satu orang Gilbert di pulau itu oleh pasukan Jepang. Funafuti jadi tuan rumah markas sementara koloni sejak 1942 hingga 1946, saat Tarawa kembali jadi tuan rumah markas untuk menggantikan Ocean Island.
5. Wisata di Karibati
Untuk wisatanya yang terkenal, tentunya sebagai negara kepulauan Kiribati memiliki banyak pulau dan pantai cantik. Salah satunya, Butaritari Pulau ini dipenuhi tanaman hijau, tanah yang subur, alam yang belum terjamah, dan garis pantai yang masih alami.
Selain itu ada Tarawa yang merupakan atol mengesankan dengan dominasi terumbu karang dan pulau kecil berpanorama indah sangat menyejukkan mata. Pulau ini menjadi ibu kota Kiribati yang sering dijuluki sebagai Venezia Pasifik.




