Motif Pembunuhan Kacab BRI Masih Jadi Misteri, Polisi Terus Selidiki
Sumber Foto: Radar Kediri
Fakta Utama

Motif Pembunuhan Kacab BRI Masih Jadi Misteri, Polisi Terus Selidiki

JP Radar Kediri - Kasus penculikan sekaligus pembunuhan terhadap Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Mohammad Ilham Pradipta (MIP), masih menyisakan tanda tanya besar. Meski delapan orang pelaku sudah diamankan polisi, motif di balik aksi keji tersebut belum juga terungkap.

Peristiwa bermula Rabu sore (20/8), saat MIP tengah berbelanja di kawasan Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur. Tak dinyana, pria yang dikenal ramah itu tiba-tiba diculik oleh sekelompok orang.

Keesokan harinya (21/8), warga Desa Nagasari, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan mayat pria dengan kondisi tangan dan kaki terikat di persawahan. Belakangan diketahui, jasad tersebut adalah MIP.

Kasubdit Resmob PMJ, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, menjelaskan bahwa keempat pelaku ini bertugas menculik, bukan membunuh korban. “Mereka sudah kami amankan, tapi masih sebatas eksekutor penculikan,” ujarnya, Jumat (22/8).

Baca Juga: Empat Otak dan Empat Penculik Diringkus, Eksekutor Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih Masih Buron

“Benar, delapan orang sudah diamankan. Tapi penyelidikan belum selesai. Masih ada kemungkinan pelaku lain,” kata AKBP Abdul Rahim, Kasubdit Jatanras PMJ, Minggu (24/8).

Luka Parah di Dada dan Leher

Dari hasil autopsi di RS Polri Kramat Jati, diketahui MIP meninggal akibat luka benda tumpul di dada dan leher. Selain itu, korban juga mengalami kekurangan oksigen. “Kondisinya parah. Ada bekas pukulan di bagian vital tubuh korban,” jelas Prima, tim medis RS Polri.

Fakta ini semakin mempertegas dugaan bahwa korban bukan hanya diculik, tapi juga menjadi sasaran penganiayaan sebelum dibunuh.

Motif Belum Terungkap

Meski sejumlah pelaku sudah ditangkap, hingga kini polisi belum membeberkan motif sebenarnya. Apakah karena masalah pribadi, dendam, atau ada kaitannya dengan pekerjaan korban di bank, semua masih gelap.

Bagi keluarga, jawaban itu sangat penting. “Kami hanya ingin tahu, kenapa suami saya harus diperlakukan seperti ini,” kata Puspita dengan suara bergetar.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dan motif yang melatarbelakangi kasus. Misteri pun masih menyelimuti: siapa sebenarnya yang menginginkan nyawa Kacab BRI itu melayang?

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira

Pelaku Penculikan Kacab BRI Kacab BRI Cempaka Putih