PSG Pertahankan Gelar Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal di Adu Penalti
Sumber Foto: babelinsight.id
Fakta Utama

PSG Pertahankan Gelar Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal di Adu Penalti

Fakta Baru - PSG sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah menumbangkan Arsenal dalam drama adu penalti di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5) dini hari WIB. Kemenangan ini diraih secara dramatis setelah kedua tim bermain imbang sepanjang 120 menit pertandingan.

Kemenangan 4-3 di babak adu penalti tersebut membawa PSG mencatatkan sejarah baru di kancah sepak bola Eropa. Klub asal Prancis ini kini menjadi tim ketiga yang berhasil meraih trofi liga domestik dan Liga Champions secara berturut-turut.

Jalannya Pertandingan dan Drama Adu Penalti

Pertandingan final berlangsung dengan tensi yang sangat tinggi sejak menit awal dimulai. Arsenal sebenarnya sempat memimpin skor lebih dulu melalui skema serangan yang terukur dan disiplin.

Namun, keunggulan The Gunners buyar pada babak kedua setelah PSG mendapatkan hadiah penalti. Eksekusi yang tenang dari titik putih berhasil membuat kedudukan kembali seimbang hingga waktu normal berakhir.

Meski kedua tim menciptakan banyak peluang berbahaya, tidak ada gol tambahan yang tercipta selama masa perpanjangan waktu. Kondisi ini memaksa pemenang gelar tertinggi di Eropa tersebut harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada babak tos-tosan, pemain kunci seperti Declan Rice dan Achraf Hakimi berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Namun, ketegangan mulai menyelimuti kubu Arsenal saat memasuki penendang krusial.

Daftar eksekutor yang gagal menjadi penentu kemenangan PSG dalam pertandingan ini:

Eberechi Eze: Tendangannya berhasil dipatahkan oleh kiper PSG yang tampil gemilang di bawah mistar.

Gabriel Magalhaes: Bek andalan Arsenal ini gagal mencetak gol setelah tembakannya melambung tinggi di atas mistar gawang.

Kegagalan dua pemain tersebut memastikan trofi "Si Kuping Besar" tetap bertahan di tangan PSG. Skuad asuhan Luis Enrique tersebut resmi merayakan keberhasilan back-to-back juara Liga Champions.

Catatan Statistik dan Fakta Menarik

Kekalahan ini memberikan rapor merah bagi strategi yang diterapkan oleh Mikel Arteta di partai final. Arsenal tercatat sangat kesulitan untuk mengembangkan permainan dan keluar dari tekanan lawan.

Berikut adalah ringkasan data statistik dan fakta penting pasca pertandingan final:

Kategori Fakta Detail Informasi

Penguasaan Bola Arsenal Hanya mencatat 24,7 persen sepanjang pertandingan.

Rekor Terendah Angka terendah di final Liga Champions sejak musim 2003-04.

Status PSG Tim ketiga dalam sejarah yang juara liga & UCL berturut-turut.

Lokasi Final Puskas Arena, Budapest, Hungaria.

Statistik penguasaan bola Arsenal dalam laga ini menjadi sorotan tajam bagi para pengamat sepak bola. Angka tersebut merupakan yang terendah bagi Arsenal di bawah kepemimpinan Mikel Arteta saat bermain dengan komposisi pemain lengkap.

Dengan hasil ini, Arsenal harus memperpanjang masa puasa gelar mereka di kancah internasional. Di sisi lain, dominasi PSG di Eropa semakin tidak terbantahkan dengan koleksi gelar beruntun mereka.