RUPST XLSMART: Tiga Agenda Utama dan Kinerja Keuangan Positif
Fakta Baru - 1. Tiga agenda utama
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi mengatakan, mata acara pertama RUPST menyetujui dan menerima Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan, firma anggota jaringan global PwC.
RUPST juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atau acquit et de charge kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025, sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan.
Pada mata acara kedua, RUPST menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan dengan Akuntan Publik Bapak Lukmanul Arsyad sebagai auditor eksternal Perseroan untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026.
"Sementara itu, pada mata acara ketiga, RUPST menyetujui penetapan remunerasi bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sesuai dengan ketentuan dan kebijakan remunerasi perseroan," jelas Rajeev dalam keterangan resmi, Rabu (20/5/2026).
2. Bukukan pendapatan Rp42,49 triliun
Sepanjang 2025, XLSMART mencatat kinerja yang kuat pascamerger. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp42,49 triliun atau tumbuh 23 perseb dibandingkan tahun sebelumnya. EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp20,14 triliun atau tumbuh 13 persen.
Sementara laba bersih yang dinormalisasi mencapai Rp3,00 triliun atau tumbuh 63 perseb. Pertumbuhan tersebut didorong oleh sinergi pascamerger yang mulai memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional, optimalisasi jaringan, dan peningkatan kualitas layanan pelanggan.
3. 70 persen site telah terintegrasi
Selain mencatat kinerja keuangan yang solid, Perseroan juga menunjukkan progres integrasi yang positif. XLSMART mencatat pencapaian sinergi sebesar USD252 juta dolar AS periode Q2 hingga Q4 2025, melampaui ekspektasi awal.
Proses integrasi jaringan juga menunjukkan progres signifikan dengan sekitar 70 persen site telah terintegrasi hingga akhir 2025. Integrasi ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas jaringan, memperluas pengalaman layanan digital pelanggan, serta memperkuat daya saing Perseroan ke depan.




