Nuzululqur'an 1447 H Diselenggarakan di Istana Negara, Presiden Prabowo dan Kabinet Siap Bayar Zakat
Nuzululqur’an 1447 H Digelar di Istana Negara, Presiden Prabowo dan Kabinet Akan Bayar Zakat di Jakarta
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Foto: Kompas)
Bagikan
Berita Terkini
Eksklusif di WhatsApp GarudaTV
Gabung
JAKARTA – Menteri Agama, Nasaruddin Umar memastikan peringatan Nuzululqur’an 17 Ramadan 1447 H akan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta. Kepastian itu disampaikan usai dirinya bertemu Presiden Prabowo Subianto, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga
Update Mei 2026: Daftar 21 Kondisi Medis yang Harus Dibayar Pakai Kocek Pribadi, Bukan BPJS
“Saya baru saja menghadap Bapak Presiden untuk membicarakan persiapan Nuzululqur’an. Jadi, Insyaallah Nuzululqur’an yang akan dilaksanakan di Jakarta tepatnya di Istana Negara,” kata Nasaruddin kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, sempat ada beberapa opsi lokasi, mulai dari Masjid Istiqlal hingga Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, Presiden Prabowo menegaskan acara tersebut akan digelar di Istana Negara.
“Kami bicarakan juga mengenai teknis karena banyak alternatif apakah di IKN apakah di Istiqlal apakah di Istana. Bapak presiden memberi petunjuk kita lakukan di Istana Negara,” ujarnya.
Baca Juga
Stasiun Bekasi Timur Masih Penuh Bunga, Solidaritas Tanpa Kata untuk Korban Tragedi Kereta
Selain persiapan Nuzululqur’an, pertemuan itu juga membahas rencana pembayaran zakat Presiden dan para anggota Kabinet Merah Putih yang akan dijadwalkan di Istana Negara.
Nasaruddin turut melaporkan kepada Presiden mengenai persiapan Idulfitri 1447 H yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026. Ia menegaskan, takbiran tetap dapat dilakukan di Bali, tapi tanpa penggunaan pengeras suara.
“Cuma tidak pakai sound system daripada waktu jam 18.00 sampai jam 21.00,” jelasnya.
Baca Juga
81 Korban Kecelakaan Kereta Api Pulang ke Rumah, KAI Jamin Layanan Trauma Healing
Ia menambahkan, pemerintah daerah dan tokoh-tokoh Bali telah sepakat agar perayaan takbiran tidak bertentangan dengan tradisi Nyepi. “Alhamdulillah kami melapor kepada Bapak Presiden sudah ada kesepakatan dengan pemerintah setempat dan tokoh-tokoh di Bali bahwa takbir itu tidak bertentangan dengan Nyepi. Cuma syaratnya ya Nyepi-nya berjalan, tapi takbirnya juga berjalan,” kata Nasaruddin.

TAGGED: Idulfitri Nuzululqur'an ramadan Ramadan 1447 H Ramadan 2026
Bagikan Berita Ini
Bagaimana perasaanmu atas berita ini?
Love0
Sad0
Happy0
Angry0
Previous Article
Sopir Transjakarta Jadi Tersangka, Akui Tertidur dan Adu Banteng di Jalur Langit
Next Article
Kantor Meta Disidak Menkomdigi! Pemerintah Tegas Soal Keamanan Data & Hoaks




